Create your blog and photo album with postbit
Create your blog and photo album

Create new post

Content:

Upload a picture:
Tags (keywords separated by comma)

Save Cancel
songmack58:   Followers: 0 ; Following: 0


Macam-Macam Cara Penelitian Sampling



Tutorial Laporan Penelitian - Di tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai komunitas dan ilustrasi penelitian beserta konsep statistik inferensial yang mendasarinya, Warga dan spesimen adalah potongan metodologi statistika yang setia dengan generalisasi hasil pertimbangan. Cara-cara pengambilan sampel ini disebut secara teknik sampling. Dengan demikian teknik sampling adalah teknik atau metode untuk memilih dan mengangkat unsur-unsur ataupun anggota-anggota atas populasi untuk digunakan serupa sampel berdasar pada representatif.

Teladan sampling tidak sedikit menggunakan teori probabilitas oleh karena itu berdasarkan tekniknya dikategorikan sebagai dua dikenal dengan probability sampling dan non-probability sampling.

PROBABILITY SAMPLING

Probability sampling adalah teknik sampling dimana pada setiap anggota warga memiliki sistem sama dipilih menjadi spesimen. Dengan kata lain, semua anggota tunggal dari populasi mempunyai peluang tidak nol.

Teladan ini melibatkan pengambilan acak (dikocok) daripada suatu komunitas. Ada bermacam-macam metode probability sampling beserta turunan & variasi masing-masing, namun paling populer sebagai berikut:
Sampling Acak Simpel (Simple Random Sampling)

Serampangan sampling ialah metode paling dekat beserta definisi probability sampling. Pengambilan sampel mulai populiasi secara acak menurut frekuensi probabilitas semua elemen populasi.

Sampling Acak Tertib (Systematic Serampangan Sampling)

Pengambilan sampel melibatkan aturan komunitas dalam susunan sistematika khusus. Probabilitas pengambilan sampel bukan sama terlepas dari kesesuaian frekuensi pada setiap anggota rakyat.

Sampling Stratifikasi (Stratified Sampling)

Populasi dibagi ke di dalam kelompok susunan dan lantas mengambil contoh dari tiap kelompok terserah kriteria yang ditetapkan. Misalnya, populasi dibagi ke dalam anak-anak & orang tua kemudian memilih masing-masing wakil dari keduanya.

Sampling Rumpun (Cluster Sampling)

Masyarakat dibagi ke dalam group kewilayahan kemudian memilih timbalan tiap-tiap group. Misalnya, populasi adalah Jawa Tengah kemudian sampel diambil dari tiap-tiap kabupaten. Sanggup juga batas-batas gunung, pulau dan sebagainya.

Sampling Bertahap (Multistage Sampling)
Pengambilan sampel menggunakan lebih daripada satu trik probability sampling. Misalnya, menggunakan metode stratified sampling pada tahap perdana kemudian prosedur simple serampangan sampling di tahap ke-2 dan seterusnya sampai mencecah sampel yang diinginkan.

Peluang Proporsional Tolok ukur Sampling (Probability Proportional to Size Sampling)

Probabilitas pengambilan sampel sebanding dengan tolok ukur sampling jika sampel dipilih secara simetris dengan standar total warga. Ini merupakan bentuk multistage sampling pada tahap prima dan lantas random sampling di tara kedua, tetapi jumlah ilustrasi sebanding beserta ukuran warga.

NON-PROBABILITY SAMPLING

Teknik non-probability sampling bahwa setiap anak buah populasi mempunyai peluang nol. Artinya, pengambilan sampel berdasar kriteria khusus seperti judgment, status, banyaknya, kesukarelaan dan sebagainya.

Ada beraneka-ragam metode non-probability sampling dengan turunan & variasinya, namun demikian paling naik daun sebagai berikut:
Sampling Sero (Quota Sampling)

Mirip stratified sampling yaitu berdasarkan perbandingan ciri-ciri khusus untuk menghindari bias. Misalnya, jumlah ilustrasi laki-laki 50 orang dipastikan sampel perempuan juga 50 orang.

Sampling Kebetulan (Accidental Sampling)

Pengambilan sampel didasarkan pada bukti bahwa tersebut kebetulan tampil. http://www.ilmubahasa.net/2016/12/teknik-sampling-penelitian-kualitatif.html Misalnya, komunitas adalah pada setiap pegguna rel (kereta api), maka pengamat mengambil sampel dari orang-orang yang permisi melintas pada jalan tersebut pada waktu pertimbangan.

Sampling Purposive (Purposive or Judgemental Sampling)

Pengambilan sampel berdasarkan koleksi khusus. Pengamat membuat tolok ukur tertentu siapa yang jadi sebagai informan. Misalnya, Engkau meneliti kejahatan di Negeri Semarang, maka Anda memungut informan adalah Kapolresta Semarang, seorang tokoh kriminal serta seorang korban kriminal.

Sampling Sukarela (Voluntary Sampling)

Pengambilan sampel bertolak pada kerelaan untuk berpartisipasi pada penelitian. Metode ini paling umum dimanfaatkan dalam survei.

Sampling Snowball (Snowball Sampling)

Pengambilan ilustrasi berdasarkan penelusuran sampel sebelumnya. Misalnya, penelitian tentang manipulasi bahwa sumber informan prima mengarah menurut informan kedua lalu informan ke 3 dan berikutnya.

Post by songmack58 (2017-01-04 01:39)

Post your comment:

Name: Email: Site:


| Explore users | New posts | Create your blog | Create your photo album |
| About Postbit | Our blog | Terms of use | Contact Postbit |


Copyright © 2018 - postbit.com